Posted by: fundonesia on: 23 Maret 2009
Islam adalah sebuah agama yang relevan dengan segala zaman dan bisa di terapkan di daerah mana saja, bukan agama khusus untuk orang Arab melainkan agama untuk semua umat manusia. Ia merupakan agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam raya. Maka seharusnya masyarakat yang memeluk Islam akan mancapai kemajuan. Namun jujur kita akui bahwa saat ini Negara yang mayoritas berpenduduk muslim justru merupakan Negara yang tidak stabil secara ekonomi, politik, banyak pergolakan dan agak sulit untuk berkembang. Sekedar menyebut contoh adalah Libya, Afganistan, Irak, Mesir, dan juga tentunya Indonesia. Indonesia sendiri adalah Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Dengan status seperti itu pasti kita membayangkan nuansa Islam yang bisa dirasakan ketika kita hidup di dalamnya. Karena ketika Islam sudah diyakini sebagai sebuah jalan hidup maka seharusnya kehidupan sosial bermasyarakatnya akan sangat islami. Namun yang terjadi tidaklah demikian. Kita ambil contoh kecil yang sebenarnya Islam sudah jelas-jelas mengaturnya yaitu masalah kebersihan. Dalam Islam telah dijelaskan bahwa kebersihan adalah sebagian dari pada iman. Namun kebanyakan orang Islam Indonesia yang merupakan penduduk mayoritas tidak mempedulikan masalah kebersihan. Di tempat-tempat umum sampah bertebaran di mana-mana. Bahkan di bandara Soekarno Hatta yang merupakan gerbang pertama masuknya orang dari luar negeri tidak terjaga kebersihannya. Padahal bandara merupakan tempat yang mencerminkan budaya sebuah Negara. Pelayanan di bandara, kenyamanan, keamanan, dan kebersihannya merupakan sebuah cerminan jelas wajah sebuah Negara. Namun di Negara kita, bandara sudah tidak jauh beda dengan terminal bus. Sebuah tempat di Indonesia yang ketika orang mendengar nama tersebut kesan pertama yang muncul adalah tempat yang jorok, bau, dan penuh dengan sampah. Sesuatu yang sangat tidak islami bukan karena –sekali lagi- Islam dengan jelas mengatur itu semua.
Tahun 2004 yang lalu saya pernah mengikuti pertukaran mahasiswa di London. Hampir satu bulan saya tinggal di sana, saya merasakan nuansa Islam khususnya yang berkaitan dengan hal-hal yang saya ungkapkan di atas. Rata-rata penduduk London sangat ramah terhadap orang asing, menghormati sesama, saling menghargai, disiplin, dan sangat memperhatikan kebersihan. Kaitannya dengan maslah kebersihan, saya nyaris tidak pernah menemukan sampah di tempat-tempat umum. Bahkan saya pernah menemukan sebuah toilet khusus untuk anjing di tepi jalan. Bandingkan dengan Indonesia. Jelas-jelas di sebuah tempat dilarang kencing tapi kenyataannya masih ada saja yang melakukannya di tempat tersebut. Subhanallah…. Mereka yang tidak pernah belajar tentang Islam tapi di luar kesadarannya mereka telah menerapkan prinsip-prinsip Islam dengan baik. Sedangkan kita yang mengaku Islam dan sedikit banyak telah mengetahui ajaran-ajarannya tapi tidak pernah berusahan memakainya di kehidupan sehari-hari. Bagaimana menurut anda… ?
Komentar Terakhir